Siswa Dituntut dalam Perkelahian di Gerbang Sekolah di Jalan Nhà Chung, Đà Lạt
Konfrontasi Kekerasan Menggemparkan Lingkungan Xuân Hương
Sebuah perkelahian mengejutkan yang melibatkan parang dan tongkat logam meledak tepat di depan sebuah sekolah di Jalan Nhà Chung yang ramai minggu lalu, membuat siswa dan orang tua melarikan diri dengan ketakutan. Menurut Tuổi Trẻ, Polda Lâm Đồng telah secara resmi menuntut tiga remaja sehubungan dengan perkelahian kekerasan yang meninggalkan seorang siswa kelas 8 di rumah sakit.
Dari Rumor Sekolah hingga Kekerasan Jalanan
Insiden ini dimulai dengan apa yang banyak orang anggap sebagai drama remaja biasa - rumor yang menyebar di antara dua rekan sekelas berusia 14 tahun. Menurut investigasi polisi, siswa V.B.L. mendengar bahwa temannya N.Đ.D. telah menyebarkan kisah palsu tentang dirinya diserang. Alih-alih membiarkannya, L. mencari siswa yang lebih tua untuk "balas dendam."
Kelompok yang L. kumpulkan termasuk siswa kelas 12 berusia 18 tahun T.K.V. dan L.Đ.T., bersama dengan T.Đ.K. berusia 21 tahun, dikenal secara lokal sebagai "Khánh." Apa yang dimulai sebagai sikap remaja dengan cepat berkembang ketika senjata memasuki gambar.
Teror di Siang Hari
Pada sore tanggal 12 Maret, tepat ketika sekolah melepaskan siswa pada pukul 3:15 sore, konfrontasi meledak ke Jalan Nhà Chung. Tuổi Trẻ melaporkan bahwa L. berlari melintasi jalan yang ramai sambil memegang parang, sementara korbannya D. mempertahankan diri dengan tongkat logam tiga bagian yang ditarik dari ranselnya.
Seluruh perkelahian berlangsung kurang dari satu menit, tetapi cukup untuk meneror lingkungan Xuân Hương yang biasanya damai. Saksi menggambarkan melihat botol kaca dan helm motor terbang di udara saat perkelahian berlangsung tepat di depan kedai teh susu yang ramai di mana siswa biasanya berkumpul setelah sekolah.
D. menderita luka parang berganda di lengan bawah kirinya dan memar ekstensif sebelum para penyerang melarikan diri dari tempat kejadian.
Respons Polisi yang Cepat
Polisi Phường Xuân Hương dengan cepat diaktifkan, mengekstrak rekaman kamera keamanan dari banyak bisnis yang melapisi peregangan komersial ini. Penyelidikan cepat mereka menyebabkan penangkapan dalam hitungan hari.
T.Đ.K. sekarang menghadapi penahanan, sementara T.K.V. dan L.Đ.T. telah dituntut tetapi dibebaskan di bawah pembatasan perjalanan. Kedua siswa berusia 14 tahun tidak dapat dituntut karena usia mereka menurut hukum Vietnam.
Bagi sebuah kota yang terkenal dengan taman bunga yang damai dan udara gunung yang sejuk, episode kekerasan ini berfungsi sebagai pengingat yang jelas bahwa pertumbuhan pesat Đà Lạt membawa tantangan perkotaan bahkan ke lingkungan yang paling kami hargai.