Pengemudi Didakwa dengan Pembunuhan Setelah Menabrakkan Mobilnya ke Kerumunan Orang di Terminal Bus Da Lat
Polisi Meningkatkan Dakwaan dalam Insiden Terminal Bus
Seorang pria berusia 26 tahun dari Da Lat yang menabrakkan mobilnya ke kerumunan orang di terminal bus antarprovinsi kota bulan lalu kini menghadapi dakwaan pembunuhan, menurut pejabat kepolisian Provinsi Lam Dong.
Tran Van Quoc, warga Kelurahan Lam Vien, secara resmi didakwa dengan pembunuhan pada tanggal 5 Maret setelah penyidik meningkatkan dakwaan awal menjadi "gangguan ketertiban umum," lapor Tuoi Tre. Mayor Jenderal Truong Minh Duong, Direktur Kepolisian Provinsi Lam Dong, membenarkan bahwa pihak berwenang telah mengeluarkan surat perintah penangkapan dan perintah penahanan untuk tersangka.
Insiden 25 Februari
Insiden dramatis tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 pada tanggal 25 Februari di SPBU Anh Phat (Jalan To Hien Thanh No. 1, Kelurahan Xuan Huong), yang terletak di dalam kompleks terminal bus antarprovinsi yang ramai. Menurut laporan polisi, Quoc terlibat perkelahian fisik dengan pria lain di lokasi tersebut sebelum serangan kendaraan terjadi.
Setelah konfrontasi awal, Quoc masuk ke mobilnya dan mengemudi berputar-putar di sekitar area terminal bus dalam pengaruh alkohol, menurut sumber. Dalam apa yang digambarkan saksi sebagai adegan yang mengerikan, ia kemudian dengan sengaja menabrakkan kendaraannya ke kerumunan orang yang berkumpul di dekat SPBU, menyebabkan banyak luka dan kepanikan meluas di antara para saksi mata.
Beberapa orang menderita luka sayat dan cedera jaringan lunak dalam serangan itu. Terminal bus yang ramai, pusat transportasi utama yang menghubungkan Da Lat dengan provinsi lain, dilanda kekacauan saat orang-orang melarikan diri dari tempat kejadian.
Respons Cepat Polisi
Quoc mencoba melarikan diri dari tempat kejadian tetapi dengan cepat ditangkap oleh pihak berwenang setempat dan dibawa ke Kantor Polisi Distrik Xuan Huong untuk diinterogasi. Tes breathalyzer menunjukkan kadar alkohol dalam darahnya adalah 0,238 mg/l, jauh di atas batas legal, sementara tes narkoba menunjukkan hasil negatif.
"Keputusan untuk menuntut dan menahan telah dilaksanakan oleh pihak berwenang yang berwenang," kata Mayor Jenderal Duong kepada wartawan, menjelaskan bahwa temuan investigasi mengarah pada dakwaan pembunuhan yang lebih serius.
Insiden ini telah mengguncang masyarakat setempat, terutama mengingat pentingnya lokasi tersebut sebagai tempat berkumpul bagi penduduk dan wisatawan yang singgah di Da Lat.