Proyek Lapangan Golf Đồi Cù Terhenti karena Provinsi Meminta Bantuan Perdana Menteri
Provinsi Meminta Bantuan Perdana Menteri Terkait Proyek Lapangan Golf Besar
Provinsi Lâm Đồng meminta intervensi dari Perdana Menteri Vietnam untuk menyelesaikan komplikasi seputar proyek Lapangan Golf Đồi Cù - Istana Đà Lạt yang bermasalah, menurut surat kabar Thanh Niên.
Proyek pembangunan senilai 2 triliun VND (sekitar 80 juta USD) ini terjerat masalah regulasi setelah peninjauan oleh Komite Inspeksi Pusat awal tahun ini. Komite tersebut mengidentifikasi tujuh pelanggaran dalam proyek tersebut, yang menimbulkan ketidakpastian atas salah satu proyek pengembangan pariwisata paling ambisius di Đà Lạt.
Kemajuan Telah Dicapai, Tantangan Masih Ada
Menurut laporan provinsi, Lâm Đồng telah berhasil mengatasi empat dari tujuh pelanggaran yang diidentifikasi dalam pemberitahuan tanggal 12 Agustus 2024. Namun, tiga masalah penting masih belum terselesaikan, sehingga mendorong provinsi tersebut untuk meminta intervensi dari tingkat yang lebih tinggi.
Kendala utama berpusat pada penentuan apakah lapangan golf tersebut termasuk dalam Zona 2 dari Situs Warisan Pemandangan Nasional Danau Xuân Hương. Penetapan ini membawa implikasi peraturan yang signifikan untuk setiap pembangunan di area sekitar danau pusat ikonik Đà Lạt.
Dampak Lokal dan Kekhawatiran Warisan Budaya
Bagi penduduk Đà Lạt yang terbiasa dengan daerah Đồi Cù, proyek ini mewakili perubahan signifikan dalam lanskap kota. Lapangan golf yang diusulkan akan mengubah perbukitan yang telah lama menjadi bagian dari latar belakang pemandangan kota, yang terlihat dari banyak titik pandang di sekitar pusat Đà Lạt.
Pertanyaan klasifikasi situs warisan budaya sangat sensitif, karena Danau Xuân Hương berfungsi sebagai jantung daya tarik wisata Đà Lạt. Setiap pembangunan yang memengaruhi zona perlindungan danau harus menyeimbangkan pembangunan ekonomi dengan pelestarian karakter unik kota tersebut.
Langkah Selanjutnya
Pihak berwenang provinsi berencana untuk membentuk kelompok kerja untuk berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata guna mengklarifikasi status proyek tersebut terkait dengan zona perlindungan warisan budaya. Konsultasi ini bertujuan untuk menentukan secara pasti apakah lapangan golf Đồi Cù dan fasilitas klubnya melanggar wilayah yang dilindungi.
Penyelesaian kasus ini dapat menetapkan preseden penting untuk proyek pengembangan pariwisata di masa mendatang di Đà Lạt, di mana menyeimbangkan pertumbuhan dengan pelestarian warisan budaya tetap menjadi tantangan berkelanjutan bagi pemerintah daerah.