Jembatan Baru di Mimosa Pass di Da Lat Menyelesaikan Konstruksi
Jalur Kehidupan Baru untuk Jalan-jalan Da Lat
Jembatan Xuan Huong yang baru diselesaikan di atas Mimosa Pass di Da Lat sekarang siap untuk uji coba pertamanya sebelum liburan 30 April yang akan datang. Proyek infrastruktur kritis ini, yang memakan waktu lebih dari 100 hari untuk diselesaikan, dimaksudkan untuk mengatasi tantangan lalu lintas jangka panjang yang disebabkan oleh tanah longsor parah yang menimpa area ini pada akhir November 2025. Jembatan, yang dirancang untuk melintas jurang dalam pada lereng Mimosa Pass, sekarang menjadi penyelamat kehidupan vital bagi wilayah ini, khususnya untuk lalu lintas barang berat yang masuk dan keluar dari Da Lat melalui rute ini.
Menurut laporan lokal, tanah longsor menyebabkan retakan selebar 70 meter dan sedalam 30 meter di jalan di Jalan Raya Nasional 20, mengganggu transportasi secara parah dan menciptakan kemacetan selama jam-jam sibuk. Ini sangat bermasalah bagi truk yang mengangkut barang ke dan dari kota, arteri utama untuk ekonomi wilayah. Sekarang, dengan jembatan baru yang tersedia, aliran barang dan orang diharapkan kembali normal.
Anh Pham Van Thai, manajer proyek, membagikan bahwa tim menghadapi tantangan signifikan karena medan yang curam dan sulit. Pada puncaknya, lebih dari 70 pekerja dan insinyur bekerja tanpa henti untuk menyelesaikan proyek tepat waktu. Jembatan, yang panjangnya 133 meter, mencakup bentang utama 108 meter dengan tiga bagian, dan lebarnya 9 meter. Ini adalah solusi yang sangat dibutuhkan untuk tanah longsor yang telah meninggalkan area dalam kekacauan.
Jembatan sekarang diuji dengan truk berat untuk memastikan integritas strukturalnya. Setelah beroperasi penuh, jembatan ini tidak hanya akan meningkatkan kondisi lalu lintas tetapi juga mendukung ekonomi lokal, terutama untuk bisnis yang bergantung pada gerakan barang yang mulus. Bagi penduduk Da Lat, ini lebih dari sekadar jembatan baru — ini adalah simbol ketahanan dan kemajuan menghadapi tantangan alam.