Kaligrafi DaLat · IV
Tinta menyentuh kertas, tangan yang tenang.
Kisah-kisah yang lebih tua dari tanah ini
Setiap goresan mengingat waktu.
Apa yang diajarkan, apa yang diwariskan
Masa lalu telah ditinggalkan.
Dikirim ke lagu seumur hidup
Menulis adalah jiwa manusia.
Pertahankan maknanya, pertahankan alurnya.
Bukan sekadar kata-kata yang ingin kita ucapkan
Namun bagaimana cara kita berjalan, bagaimana cara kita berdoa
Kaligrafi, napas, dan jiwa
Katakanlah, akulah orangnya
Dari masa lalu menuju masa depan
Menulislah perlahan agar dapat mengingat kesedihan.
Kaligrafi DaLat · IV
Tangan guru, mata murid
Keheningan berbicara di antara baris-baris kalimat.
Kesabaran dipelajari, rasa hormat ditunjukkan.
Setiap karakter adalah benih yang telah kita tanam.
Kecantikan ada di dalam hati.
Kecerahan adalah cahaya
Menulis untuk dirimu sendiri, menulis untuk orang lain.
Menulislah untuk hidup demi iman.
Kaligrafi, seni hidup
Tidak ada halaman kosong
Setiap goresan adalah sebuah kenangan.
Hiduplah untuk kebenaran, hiduplah untuk sesama.
Saat kertas memudar
Yang tersisa adalah bagaimana kita hidup.
Satu langkah demi satu langkah