Pria Memotong Cabang Bunga Sakura di Đà Lạt Diperiksa Polisi
Pria Lokal Diperiksa atas Pemotongan Cabang Bunga Sakura di Đà Lạt
Seorang pria lokal telah diperiksa oleh polisi di Đà Lạt setelah video beredar menunjukkan dia memotong cabang dari pohon bunga sakura di area publik dekat kantor provinsi di Jalan Quang Trung. Insiden yang telah memicu kemarahan warga menyoroti tantangan berkelanjutan dalam melindungi bunga sakura ikonik Đà Lạt dari kerusakan.
Menurut pemerintah lokal Kelurahan Lâm Viên, pria yang terlibat, Tuan T.T.S. (36), adalah salah satu dari dua individu yang terlihat dalam video viral. Video menunjukkan dia memotong cabang dari pohon bunga sakura pada dini hari tanggal 5 Februari, kemudian dengan cepat memuatnya ke dalam minibus dengan bantuan pria lain, Tuan H., yang bekerja di perusahaan transportasi terdekat. Cabang dilaporkan diambil untuk digunakan selama perayaan Tahun Baru Lunar.
"Saya sedang bekerja di kafe terdekat ketika Tuan H. meminta saya membantu memotong cabang untuknya", kata Tuan S. kepada polisi selama penyelidikan. "Saya tidak tahu itu adalah pohon yang dilindungi. Saya hanya berpikir itu adalah permintaan normal." Meskipun penjelasannya, tindakan tersebut telah membuat kesal banyak penduduk lokal yang melihat bunga sakura sebagai bagian vital dari identitas dan daya tarik pariwisata Đà Lạt.
Pohon bunga sakura adalah pemandangan umum di Đà Lạt, terutama di dekat universitas dan bangunan publik kota, tempat mereka ditanam dan dirawat oleh pemerintah lokal untuk meningkatkan keindahan kota dan menarik pengunjung. Dalam beberapa tahun terakhir, otoritas telah berulang kali memperingatkan terhadap kerusakan pohon-pohon ini, tetapi insiden terus terjadi.
Pemerintah lokal telah menyatakan bahwa mereka masih menyelidiki Tuan H. dan akan mengambil tindakan yang sesuai sesuai dengan hukum. Insiden ini telah mengingatkan kembali penduduk dan pengunjung akan pentingnya melestarikan warisan alam dan budaya Đà Lạt.
Seperti yang dikatakan seorang penduduk lokal, "Pohon-pohon ini adalah bagian dari jiwa kota kami. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk melindunginya."