Matahari terbit di puncak gunung
Suara gong memanggil matahari
Bergema di hutan
Seperti kehangatan keabadian
Embun masih menempel di dedaunan
Tanah merah masih hangat saat disentuh
Sepuluh danau di dekat api unggun
Menyambut hari baru ini
Suara itu bukan sekadar suara
Tetapi danau-danau di pegunungan dan hutan
Setiap malam bergema
Adalah sejarah perjalanan panjang
Suara gong menyebar ke mana-mana
Berkumandang dengan dahsyat dan luas
Memanggil kembali generasi
Melestarikan semua sumber
Kopi kering hari ini
Mendengar di setiap butir cahaya bulan #Suara pegunungan
Dari hutan hijau #Hutan hanyut bersama angin #Ringan seperti lagu pengantar tidur #Langkah kaki di atas air #Lambat di tengah hujan sore #Kisah dari ayah ke anak tetap ada #Tidak ada yang hilang #Hanya ditambahkan ke dalam cerita #Sebuah karya musik baru direkam #Di kota yang ramai hari ini #Suara itu masih tetap ada #Di setiap cangkir kopi #Ada suara gong yang abadi #Suara Suara gong menyebar ke mana-mana #Tak pernah pudar seperti bulan di cakrawala #Penyanyinya sungguh harmonis #Kopi kering di depan pintu #Tapi hutan masih penuh #Dalam jiwa aslinya #Di setiap hari
Suara gong perlahan semakin dalam, saling berlawanan
Suara gong menyebar ke mana-mana
Berkumandang sepanjang hari
Dari Dai Lan yang jauh hingga kota ini
Kopi kering, mereka yang tahu ada di sana
Perjalanan kereta yang panjang, apa yang membuatku khawatir?
Tapi kesejukan apa yang tersisa di kota ini?
Dan kegembiraan yang terkandung di dalamnya
Matahari terbit di puncak gunung
Suara gong memanggil matahari
Bergema di hutan
Seperti kehangatan keabadian
Embun masih menempel di dedaunan
Tanah merah masih hangat saat disentuh
Sepuluh danau di dekat api unggun
Menyambut hari baru ini
Suara itu bukan sekadar suara
Tetapi danau-danau di pegunungan dan hutan
Setiap malam bergema
Adalah sejarah perjalanan panjang
Suara gong menyebar ke mana-mana
Berkumandang dengan dahsyat dan luas
Memanggil kembali generasi
Melestarikan semua sumber
Kopi kering hari ini
Mendengar di setiap butir cahaya bulan #Suara pegunungan
Dari hutan hijau #Hutan hanyut bersama angin #Ringan seperti lagu pengantar tidur #Langkah kaki di atas air #Lambat di tengah hujan sore #Kisah dari ayah ke anak tetap ada #Tidak ada yang hilang #Hanya ditambahkan ke dalam cerita #Sebuah karya musik baru direkam #Di kota yang ramai hari ini #Suara itu masih tetap ada #Di setiap cangkir kopi #Ada suara gong yang abadi #Suara Suara gong menyebar ke mana-mana #Tak pernah pudar seperti bulan di cakrawala #Penyanyinya sungguh harmonis #Kopi kering di depan pintu #Tapi hutan masih penuh #Dalam jiwa aslinya #Di setiap hari
Suara gong perlahan semakin dalam, saling berlawanan
Suara gong menyebar ke mana-mana
Berkumandang sepanjang hari
Dari Dai Lan yang jauh hingga kota ini
Kopi kering, mereka yang tahu ada di sana
Perjalanan kereta yang panjang, apa yang membuatku khawatir?
Tapi kesejukan apa yang tersisa di kota ini?
Dan kegembiraan yang terkandung di dalamnya